![]() |
| Pertandingan Sepakbola Piala Bupati Bireuen 2026, Kecamatan Jangka versus Kota Juang di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Selasa (13/10) sore. [Foto: dok. Ist] |
Brntimes.com | Bireuen - Kecamatan Jangka memastikan tempat di final Piala Bupati Bireuen 2026 setelah menundukkan Kecamatan Kota Juang dengan skor 5-4 melalui adu penalti pada semifinal di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Selasa (13/10) sore. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir sebelum Jangka memastikan kemenangan dalam babak tos-tosan.
Kota Juang membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan satu menit melalui gol Fajar. Jangka merespons empat menit kemudian setelah Wais mencetak gol penyama kedudukan pada menit kelima.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Kedua tim gagal menambah gol pada babak kedua sehingga penentuan pemenang harus dilanjutkan melalui adu penalti.
Memasuki paruh kedua, Jangka tampil agresif dengan terus menekan pertahanan Kota Juang. Sementara itu, Kota Juang lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan cepat untuk mencari peluang mencetak gol.
Dalam adu penalti, kelima eksekutor Jangka berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sebaliknya, satu penendang Kota Juang gagal mencetak gol, membuat Jangka unggul 5-4 sekaligus mengunci tiket ke partai puncak.
Kemenangan tersebut mengantarkan tim asuhan Efendi ke final Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026. Jangka akan menghadapi pemenang pertandingan semifinal antara Kecamatan Gandapura dan Kecamatan Samalanga yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/10) sore.
Camat Jangka Mulyadi, S.P., M.S.M., mengapresiasi permainan kedua tim yang berlangsung sportif dengan minim gesekan. Menurut dia, para pemain mampu memperlihatkan kemampuan dan ketangguhan selama pertandingan semifinal tersebut.
“Alhamdulillah, tiket final berhasil kita amankan meski melalu drama adu penalti, meski di laga semi final ini lawan yang dihadapi diperkuat pemain legend,” ucap Camat Jangka.
Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Jangka yang terus memberikan dukungan kepada tim sepanjang turnamen.
“Setiap sorakan, doa, dan kehadiran anda adalah energi terbesar bagi tim kebanggaan kita,” tutup Mulyadi. (*)
